Melihat Geliat Digital Society di Banyuwangi

Sejumlah anak berselancar internet menggunakan fasilitas Wi-Fi gratis di Taman Sayu Wiwit Banyuwangi. (foto:surya.co.id)
Sejumlah anak berselancar internet menggunakan fasilitas Wi-Fi gratis di Taman Sayu Wiwit Banyuwangi. (foto:surya.co.id)

BANYUWANGI. Celoteh, guyonan dan perbincangan ringan menyeruak dari sekelompok remaja di taman Sayu Wiwit Kabupaten Banyuwangi, Jumat (8/3/2013) sore. Sekelompok remaja perempuan dan laki-laki itu sambil memelototi tiga buah komputer jinjing.

Satu komputer jinjing disimak oleh beberapa orang. Mereka asyik membaca dan mendiskusikan apa yang mereka tatap di komputer jinjing itu.

“Kami sedang nyari tugas sekolah, ini sedang browsing sama baca-baca,” ujar Fadel, satu di antara anggota kelompok itu, kepada surya.co.id.

Fadel dan teman-temannya merupakan murid SMPN 1 Banyuwangi. Mereka duduk di bangunan terbuka di taman itu. Mereka asyik browsing karena di taman tersebut tersedia Wi-Fi gratis.

Tidak hanya Fadel dan kawan-kawan yang memanfaatkan fasilitas Wi-FiĀ  gratis itu. Sejumlah kelompok lain juga duduk lesehan di atas lantai keramik di bangunan itu. Hujan rintik membuat bangunan tanpa sekat itu dipenuhi para pengelana dunia maya.

Setidaknya ada empat kelompok yang masing-masing terdiri lebih dari lima orang meriung di tempat itu. Mata mereka menatap komputer jinjing juga ponsel.

“Enak, gratis. Sudah nggak kehitung kita ke sini berapa kali. Kalau nyari tugas pasti ke sini,” imbuh Gita, murid SMPN 1 Banyuwangi.

Gita, Fadel dan kawan-kawan sore itu browsing untuk tugas drama. Tetapi drama yang akan mereka kaji adalah drama Using, kebudayaan masyarakat Using Banyuwangi.

Saat hujan tidak turun, sejumlah orang duduk di trotoar taman juga untuk mengakses internet gratis di tempat itu.

Padahal taman Sayu Wiwit berada di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Banyuwangi. Namun tidak ada suasana makam di tempat itu karena diramaikan warga yang nongkrong sambil mengakses internet.

Taman yang berada di seberang kantor Bupati Banyuwangi itu merupakan salah satu titik yang diberi Wi-Fi kerjasama Pemkab Banyuwangi dan PT Telkom.

Banyuwangi sendiri menjadi daerah percontohan Digital Society di Indonesia. Saat ini sudah terpasang 1.100 titik Wi-Fi di seluruh Banyuwangi dari target 10.000.

Menurut Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, masyarakat Banyuwangi sudah mulai memanfaatkan Wi-Fi gratis itu. “Pihak sekolah sangat antusias dan ingin mendapatkan akses Wi-Fi ini,” ujarnya.

Karenanya, ke depan sekolah-sekolah di Banyuwangi akan menjadi titik penempatan wifi dalam program Banyuwangi Digital Society ini. (sumber: surya.co.id)